Irawan

sedikit catatanku…

Mengaktifkan remote desktop pada CentOs 6.5

Pada CentOs 6.5 kita tidak menemukan Remote Desktop pada System -> Preferences -> Remote Desktop
Untuk menambahkan menu tersebut install vino, berikut contohnya instalasi melalui terminal console.
# yum install vino

sumber:
Remote Access to the CentOS Desktop

06/11/2015 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Monitor traffic network di Ubuntu

Salah satu aplikasi di Ubuntu untuk memonitor pemakaian bandwidth pada komputer adalah vnstat.
Proses ini dibuat melalui cron job yang dapat kita atur waktunya sesuai keperluan, dengan contoh dibawah adalah setiap 5 menit sekali.

1. Install aplikasi vnstat
$ sudo apt-get install vnstat

2. Vnstat dimaksudkan untuk digunakan oleh semua user, maka diperlukan “permission” yang sesuai. Contoh berikut ini memberikan semua user “permission” untuk menjalankan aplikasi tersebut.
$ sudo chmod o+x /usr/bin/vnstat
$ sudo chmod o+wx /var/lib/vnstat/

3. Jalankan perintah berikut untuk membuat file database yang terletak pada lokasi /var/lib/vnstat,  dan sesuaikan “eth0” dengan interface yang akan di monitoring.
$ vnstat -u -i eth0

4. Buat cron job setiap 5 menit untuk update database-nya dan tambahkan pada baris paling akhir sbb:
$ sudo crontab -u root -e

*/5 * * * * /usr/bin/vnstat -u >/dev/null 2>&1

5. Untuk melihat hasilnya
$ vnstat -i eth0

irawan@irawan-G41MT-S2P:~$ vnstat -i eth0
Database updated: Wed Nov  5 09:15:01 2014

eth0 since 11/04/14

rx:  743.09 MiB      tx:  15.95 MiB      total:  759.04 MiB

monthly
rx      |     tx      |    total    |   avg. rate
————————+————-+————-+—————
Nov ’14    743.09 MiB |   15.95 MiB |  759.04 MiB |   16.41 kbit/s
————————+————-+————-+—————
estimated      4.96 GiB |     102 MiB |    5.06 GiB |

daily
rx      |     tx      |    total    |   avg. rate
————————+————-+————-+—————
yesterday         0 KiB |       0 KiB |       0 KiB |    0.00 kbit/s
today    743.09 MiB |   15.95 MiB |  759.04 MiB |  186.72 kbit/s
————————+————-+————-+—————
estimated      1.88 GiB |      38 MiB |    1.92 GiB |

Sumber:
1. How to monitor internet traffic
2. Manual pages vnstat
3. eth0 not enough data available yet

05/11/2014 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Memperbaharui Zimbra certificate

Secara default certificate for zimbra mta service mempunyai masa validation days selama 365 hari atau 1 tahun.
Apabila masa validasi tersebut sudah hampir habis maka dapat dilakukan perpanjangan masa validasi dengan command melalui terminal dengan hak akses root sbb:

/opt/zimbra/bin/zmcertmgr createca -new
/opt/zimbra/bin/zmcertmgr createcrt -new -days 365
/opt/zimbra/bin/zmcertmgr deploycrt self
/opt/zimbra/bin/zmcertmgr deployca

Untuk melakukan pengecekan dapat dilakukan dengan command:

/opt/zimbra/bin/zmcertmgr viewdeployedcrt

Disini sudah kita coba untuk zimbra versi 5, 6 dan 7.

sumber:
1. Administration Console and CLI Certificate Tools
2. Renewal Zimbra Certificate

30/10/2014 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Membatasi jumlah penerima email pada Zimbra

Hal ini diperlukan apabila terindikasi sebuah email account terkena spam sehingga akan mengirim ke puluhan bahkan ratusan email account sekaligus yang akan sangat mengganggu email server.
Caranya adalah dengan pembatasan jumlah penerima email yang dapat kita konfigurasi dari postfix dengan meng-edit file /opt/zimbra/postfix/conf/main.cf
tambahkan pada baris paling bawah:

smtpd_recipient_limit = 50

dimana angka “50” menunjukkan pembatasan jumlah penerima email dalam sekali kirim adalah 50 email account.

sumber:
1. Zimbra 8 limit Send to cc BCC
2. Stay off of blacklists: Limit postfix recipients

27/10/2014 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Konfigurasi yum dengan proxy server pada CentOs

Untuk mengaktifkan konfigurasi proxy server pada perintah yum adalah dengan meng-edit file /etc/yum.conf
Setting proxy server ini harus menggunakan URL atau ip address lengkap beserta nomor port-nya
Juga menambahkan user dan password komputer tersebut
Contoh setting berikut adalah untuk mengaktifkan yum pada komputer login root dan password 123456 dengan proxy server ip address 192.168.1.123 dan port 3128

# The proxy server – proxy server:port number
proxy=192.168.1.123:3128
# The account details for yum connections
proxy_username=root
proxy_password=123456

sumber: Using yum with a Proxy Server

23/10/2014 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Membangun kembali RAID1 array pada CentOs

Pada kasus ini kita mempunyai 2 buah HDD 250GB dengan 2 partisi dan 2 RAID1 device, ketika komputer booting timbul masalah spt ini

[root@PUSAT2 ~]# cat /proc/mdstat
Personalities : [raid1]
md0 : active raid1 sdb1[1] sda1[0]
305088 blocks [2/2] [UU]

md1 : active raid1 sda2[0]
243890688 blocks [2/1] [U_]

Disini terlihat pada raid device md1 tidak terlihat mirror-nya pada partisi sdb2, pada bagian [2/1] menyatakan ada 2 raid device tetapi hanya 1 raid member yang aktif (sda2), pada bagian [U_] “underscore” menyatakan ada raid member yg tidak aktif (sdb2), jika dilihat lebih detail seperti berikut:

[root@PUSAT2 ~]# mdadm –detail /dev/md1
/dev/md1:
Version : 0.90
Creation Time : Sat Oct 13 15:21:11 2012
Raid Level : raid1
Array Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Used Dev Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Raid Devices : 2
Total Devices : 1
Preferred Minor : 1
Persistence : Superblock is persistent

Update Time : Wed Feb  5 07:27:07 2014
State : clean, degraded
Active Devices : 1
Working Devices : 1
Failed Devices : 0
Spare Devices : 0

UUID : 879ea948:0d407d10:155af151:c00c7dd3
Events : 0.5494246

Number   Major   Minor   RaidDevice State
0       8        2        0      active sync   /dev/sda2
1       0        0        1      removed

Terdapat 2 raid device tetapi hanya 1 partisi yang aktif dan sedang bekerja pada RAID1 (mirroring)
Untuk mengembalikan dapat dilakukan perintah berikut:

mdadm –zero-superblock /dev/sdb2
mdadm –add /dev/md0 /dev/sdb2

Maka akan terlihat seperti berikut:

[root@PUSAT2 ~]# mdadm –detail /dev/md1
/dev/md1:
Version : 0.90
Creation Time : Sat Oct 13 15:21:11 2012
Raid Level : raid1
Array Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Used Dev Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Raid Devices : 2
Total Devices : 2
Preferred Minor : 1
Persistence : Superblock is persistent

Update Time : Wed Feb  5 07:30:07 2014
State : clean, degraded, recovering
Active Devices : 1
Working Devices : 2
Failed Devices : 0
Spare Devices : 1

Rebuild Status : 2% complete

UUID : 879ea948:0d407d10:155af151:c00c7dd3
Events : 0.5494290

Number   Major   Minor   RaidDevice State
0       8        2        0      active sync   /dev/sda2
2       8       18        1      spare rebuilding   /dev/sdb2

Disini terihat raid sedang membangun kembali mirror-nya yang hilang / rusak, dan jika sudah selesai akan terlihat seperti berikut:

[root@PUSAT2 ~]# cat /proc/mdstat
Personalities : [raid1]
md0 : active raid1 sdb1[1] sda1[0]
305088 blocks [2/2] [UU]

md1 : active raid1 sdb2[1] sda2[0]
243890688 blocks [2/2] [UU]

Pada raid device md1 sudah terlihat [2/2] [UU], 2 raid device dan 2 raid member aktif, dengan detail pada raid device md1 seperti berikut:

[root@PUSAT2 ~]# mdadm –detail /dev/md1
/dev/md1:
Version : 0.90
Creation Time : Sat Oct 13 15:21:11 2012
Raid Level : raid1
Array Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Used Dev Size : 243890688 (232.59 GiB 249.74 GB)
Raid Devices : 2
Total Devices : 2
Preferred Minor : 1
Persistence : Superblock is persistent

Update Time : Wed Feb  5 08:55:21 2014
State : clean
Active Devices : 2
Working Devices : 2
Failed Devices : 0
Spare Devices : 0

UUID : 879ea948:0d407d10:155af151:c00c7dd3
Events : 0.5494936

Number   Major   Minor   RaidDevice State
0       8        2        0      active sync   /dev/sda2
1       8       18        1      active sync   /dev/sdb2

sumber:
1. Solved degraded raid1 array
2. Linux rebuild broken software raid array on CentOs
3. Mdadm

06/02/2014 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Reset router Cisco ke factory default

Untuk mereset router cisco ke factory default (menghapus startup configuration file), lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Untuk menghapus configuration file, jalankan perintah erase nvram, reload router dengan perintah reload.
2. Jika hal ini tidak menyelesaikan masalah, coba masuk ROM Monitor (rommon) dengan break sequence dari konsol (Ctrl + break pada Hyperterminal).
Akan terlihat ROMMon prompt seperti berikut:
rommon 1>
3. Ubah nilai configure register untuk melewati startup configuration dengan perintah confreg, seperti contoh berikut ini:
rommon 2> confreg 0x2142
4. Untuk me-reload router jalankan perintah berikut:
rommon 3> reset
5. Setelah router booting, jalankan perintah enable pada prompt Router> dan rompt berubah yang menandakan bahwa router berada pada privileged mode.
Router> enable
Router#

6. Untuk masuk pada config mode, jalankan perintah configure terminal, sekarang akan terlihat prompt sbb:
Router(config)#
7. Untuk merubah configure register agar mengenali startup configuration, jalankan perintah config-register seperti contoh berikut:
Router (config)# config-register 0x2102
Untuk keluar dari configuration mode, ketikkan Ctrl+Z
Untuk menyimpan konfigurasi router, jalankan perintah
Router# copy running-config startup-config

sumber:
1. Reset router cisco
2. Lose configuration during reboot

06/12/2013 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Arti huruf pada seri ponsel Lenovo

Lenovo secara resmi menjelaskan bagaimana mereka menggunakan huruf K, S, P dan A pada seri ponselnya.
Huruf “K” berasal dari kata “geeK”, yang menandakan produk high-end untuk para pecinta teknologi ponsel.
Huruf “S” berasal dari kata “Style”, yang menandakan produk bergaya dan trendy.
Huruf “P” berasal dari kata “Professional”, yang menandakan produk utk para profesional dan pengusaha dimana ditawarkan kapasitas baterai lebih besar dan kapabilitas menggunakan 2 kartu (SIM)
Huruf “A” berasal dari kata “Afforadable”, yang menandakan produk “ramah kantong”.

Sumber:
How Lenovo named their smartphone series

21/11/2013 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Install GlassFish 3.1 di CentOs 5

1. Download dan instal JDK
Disini saya menginstall Java SE Development Kit 6 Update 35, download file-nya di http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk6u35-downloads-1836443.html
Lalu pindah file-nya ke directory /opt lalu masuk ke directory /opt

# cd /opt/

Kemudian install dengan perintah

# sh jdk-6u35-linux-i586.bin

Setting path JAVA_HOME dengan mengedit file /etc/profile

# vim /etc/profile

tambahkan pada bagian paling bawah

JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0_35
export JAVA_HOME
PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH
export PATH

juga script yg sama pada file /etc/bashrc dibagian paling bawah

# vim /etc/bashrc

Lalu restart server, setelah itu dapat di-cek menggunakan perintah

# echo $JAVA_HOME
/opt/jdk1.6.0_35

maka disini terlihat bahwa java sudah terinstall pada directory tersebut.

2. Download dan install GlassFish Server 3.1
Disini saya install GlassFish Server Open Source Edition 3.1.2.2 dapat di download di
http://download.java.net/glassfish/3.1.2.2/release/glassfish-3.1.2.2.zip
kemudian pindahkan file tersebut ke /usr/share/
lalu masuk ke directory tersebut kemudian unzip dengan perintah

# unzip -q glassfish-3.1.2.2.zip

perintah unzip tersebut akan membuat directory /usr/share/glassfish3

3. Menjalankan GlassFish sebagai service
Buat script glassfish di /etc/init.d/

# vim /etc/init.d/glassfish

Lalu isikan dengan

#!/bin/bash
# description: Glassfish Start Stop Restart
# processname: glassfish
# chkconfig: 234 20 80
JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0_35
export JAVA_HOME
PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH
export PATH
GLASSFISH_HOME=/usr/share/glassfish3/glassfish

case $1 in
start)
sh $GLASSFISH_HOME/bin/asadmin start-domain domain1
;;
stop)
sh $GLASSFISH_HOME/bin/asadmin stop-domain domain1
;;
restart)
sh $GLASSFISH_HOME/bin/asadmin stop-domain domain1
sh $GLASSFISH_HOME/bin/asadmin start-domain domain1
;;
esac
exit 0

Buat script tersebut menjadi executeable dan tambahkan pada chkconfig sehingga script dapat jalan pada saat komputer booting

# chmod 755 glassfish
# chkconfig –add glassfish
# chkconfig –level 234 glassfish on

Sekarang kita dapat menjalankan Start, Stop, and Restart GlassFish sebagai service

# service glassfish start
Waiting for domain1 to start ………
Successfully started the domain : domain1
domain Location: /usr/share/glassfish3/glassfish/domains/domain1
Log File: /usr/share/glassfish3/glassfish/domains/domain1/logs/server.log
Admin Port: 4848
Command start-domain executed successfully.

4. Cek homepage
Untuk mengakses default home page di http://localhost:8080 atau http://ipaddress:8080
Untuk home page administrator di http://localhost:4848 atau http://ipaddress:4848
Untuk login sebagai administrator awalnya menggunakan

user name: admin
password:

Jika dapat login, maka aktifkan secure admin melalui web interface, klik “server (Admin Server)” lalu “Secure Administration” pada bagian kanan kemudian klik “Enable Secure Admin” pada bagian kanan untuk mengaktifkan secure remote administration dari DAS (Domain Administration Server) kemudian restart glassfish-nya.
jika kemudian tidak dapat login dan muncul pesan error “Secure Admin must be enabled to access the DAS remotely”
maka yang harus dilakukan adalah merubah default password untuk user admin
masuk ke directory dimana glassfish3 terinstall

# cd /usr/share/glassfish3/glassfish/bin
# ./asadmin change-admin-password –domain_name domain1
Enter admin user name [default: admin]>
Enter admin password>
Enter new admin password>
Enter new admin password again>
Command change-admin-password executed successfully.

Setelah merubah default password utk user admin maka langkah selanjutnya adalah mengaktifkan secure admin dengan perintah

# ./asadmin –host [ip address] –port 4848 enable-secure-admin
Enter admin user name> admin
Enter admin password for user “admin”>
You must restart all running servers for the change in secure admin to take effect.
Command enable-secure-admin executed successfully.

# service glassfish stop
Waiting for the domain to stop …..
Command stop-domain executed successfully.

# service glassfish start
Waiting for domain1 to start ….
Successfully started the domain : domain1
domain Location: /usr/share/glassfish3/glassfish/domains/domain1
Log File: /usr/share/glassfish3/glassfish/domains/domain1/logs/server.log
Admin Port: 4848
Command start-domain executed successfully.

5. Login sebagai admin melalui remote
Sekarang kita dapat login ke GlassFish Administration page melalui remote dan akan di redirect ke alamat https://localhost:4848 atau https://ipaddress:4848

glassfish31

sumber:
1. install glassfish 3.1
2. enable secure admin

31/10/2013 Posted by | Tips Linux | 2 Comments

Mengganti default port ssh di Linux

Mengganti default port ssh di Linux

1. Gunakan editor untuk mengedit file sshd_config
# vim /etc/ssh/sshd_config

2. Cari pada bagian # Port 22 dan lakukan perubahan sesuai port baru yang diinginkan.

3. Untuk mengetahui daftar port yang umum digunakan, dapat dilihat disini
Well known ports

4. Setelah selesai mengedit file sshd_config, simpan file-nya dan restart service ssh-nya
# /etc/init.d/sshd restart ato # service sshd restart

5. Coba login melalui ssh port yang baru
$ ssh -p [port baru] [user]@[ip.address.yang.dituju]

sumber:
Steps to change ssh port of a server
Bagaimana cara mengganti port ssh

09/10/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment