Irawan

sedikit catatanku…

Membuat ACL (Access List) di Ubuntu 10.10

Kita dapat memberikan akses ke sebuah directory atau sebuah file untuk user lain dengan menggunakan perintah setfacl, sehingga user tersebut dapat membaca (r), mengedit (w) dan menjalankan (x) file tersebut.

Pertama kali kita harus meng-install aplikasi ini:

$ sudo apt-get install acl

Kemudian kita edit file /etc/fstab dan tambahkan “acl” di partisi dimana lokasi directory atau file tersebut berada, misalkan sbb:

Lokasi directory atau file yang akan diberi akses di partisi /

# / was on /dev/sda5 during installation
UUID=6fb7dd61-bf59-4e35-a901-37f01a2079f1 /               ext4    errors=remount-ro,acl 0 1

Lokasi directory atau file yang akan diberi akses di partisi /home

# /home was on /dev/sda7 during installation
UUID=6e91a85c-b4ab-4ffa-afdf-cd56c749318c /home           ext4    acl,defaults        0       2

Lalu restart komputer.

Jika kita tidak menambahkan “acl” pada file /etc/fstab ketika kita jalankan perintah setfacl maka kita akan mendapatkan error message sbb:

setfacl: /folder/file: Operation not supported

Penggunaannya bisa kita lihat dari:

$ setfacl –help

Contoh pemberian akses membaca (r) pada user “usro” pada pada file coba_acl.txt di lokasi /home/unyil

$ sudo setfacl -m u:usro:r /home/unyil/coba_acl.txt

Untuk melihat access list yang sudah kita buat:

$ getfacl -a /home/unyil/coba_acl.txt
getfacl: Removing leading ‘/’ from absolute path names
# file: home/unyil/coba_acl.txt
# owner: unyil
# group: unyil
user::rw-
user:usro:r–     (disini terlihat user “usro” mempunyai akses membaca (r) file tersebut)
group::r–
mask::r–
other::r–

Untuk menghapus akses tersebut:

$ sudo setfacl -b /home/unyil/coba_acl.txt

Untuk referensi dan artikel lengkapnya bisa dilihat di:
1. Linux Command
2. Ubuntu 10.10 setfacl
3. Ubuntu 10.10 getfacl
4. Debian Help
5. setfacl: Operation not supported

23/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Memantau email account di Zimbra

Kita dapat memantau email account di zimbra dengan menggunakan auto bcc (blind carbon copy), dimana dalam sebuah contoh di sebuah perusahaan adalah apabila seorang atasan / manager menginginkan setiap email yg dikirim oleh supervisornya juga terkirim ke email atasan / manager tersebut sebagai fungsi pengawasan.
Cara settingnya adalah sebagai berikut:

# su – zimbra

Buat sebuah file dengan nama sender_bcc di lokasi /opt/zimbra/postfix/conf/

$ vim /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

isi file tersebut dengan pada bagian kiri dengan email account yang akan dipantau dan pada bagian kanan adalah email account yang menerima bcc seperti berikut:

supervisor@domain    manager@domain

simpan dan keluar, lalu buka file main.cf

$ vim /opt/zimbra/postfix/conf/main.cf

kemudian dibaris paling bawah tambahkan script berikut:

sender_bcc_maps = hash:/opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

simpan dan keluar, lalu buat file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db):

$ postmap /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

lalu restart postfix-nya:

$ postfix reload

Jadi setiap email yg dikirim oleh supervisor@domain akan terkirim ke manager@domain

Sedangkan jika kita menginginkan sebuah email account dapat dipantau oleh lebih dari satu email account, dengan contoh file sender_bcc seperti dibawah ini:

staff@domain        supervisor_1@domain
staff@domain        supervisor_2@domain

jika kita update file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db) maka akan muncul error:

$ postmap /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc
postmap: warning: /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc.db: duplicate entry: “staff@domain”

ini terjadi karena pada bagian kiri adalah key atau index-nya dimana key atau index ini harus unique dan tidak boleh ada duplikatnya, untuk menyiasati hal ini bisa dilakukan dengan membuat alias atau distribution list di zimbra administration console, misalnya kita buat sebuah distribution list supervisor_all@domain dengan member supervisor_1@domain dan supervisor_2@domain dan di file sender_bcc kita tulis sbb:

staff@domain        supervisor_all@domain

jika kita update file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db) maka tidak akan muncul error lagi karena pada bagian kiri, yaitu key atau index-nya sudah unique.
Dengan perubahan ini maka semua email yang dikirim ke email account supervisor_all@domain juga akan terkirim ke supervisor_1@domain dan supervisor_2@domain sehingga kita bisa melakukan pemantauan sebuah email account oleh dua buah email account.

sumber :
1. Monitoring email accounts
2. Zimbra Auto BCC menggunakan sender_bcc_maps
3. Konfigurasi sender_bcc_maps

16/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Mengembalikan GRUB boot loader di Ubuntu 11.04

Sejak versi 9.10, Ubuntu menggunakan GRUB2 boot loader and manager pada saat installasi awal.
Untuk mengembalikan boot loader pada ubuntu versi ini, yang dibutuhkan adalah Ubuntu live disk versi 10.10, 11.04 atau ubuntu live disk lainnya yang menggunakan GRUB2 bisa digunakan. Buka terminal ketika live disk telah selesai dan ketikkan perintah berikut:

1. Mencari dimana Ubuntu ter-install pada hard disk:

$ sudo fdisk -l

Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sda1   *           1          13      102400    7  HPFS/NTFS
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2              13        2550    20377600    7  HPFS/NTFS
/dev/sda3            2550        9730    57668609    5  Extended
/dev/sda5            2550        4374    14647296   83  Linux
/dev/sda6            4374        4860     3905536   82  Linux swap / Solaris
/dev/sda7            4860        9730    39113728   83  Linux

Partisi “/” Ubuntu di hard disk ini ada di /dev/sda5

2. Mount partisi Ubuntu tersebut:

sudo mount /dev/sda5 /mnt

3. Install the GRUB2 boot loader:

sudo grub-install –root-directory=/mnt /dev/sda

Ya.. /dev/sda — hard disk itu sendiri, bukan partisi ubuntu – /dev/sda5.

4. Unmount partisi Ubuntu partition dan restart komputer:

sudo umount /dev/sda5 ; sudo reboot

Maka boot loader akan kembali seperti semula.

Jika ada lebih dari 1 OS yang ter-install, untuk mengenali ulang OS-OS tersebut, maka jalankan perintah berikut:

$ sudo update-grub

sumber:

1. How To Restore GRUB On Ubuntu 11.04

2. Recover Ubuntu grub2

15/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment