Irawan

sedikit catatanku…

Invalid Sheet Reference ketika menentukan Rows to repeat pada OpenOffice

Pada Ubuntu 10.10 sudah terinstall OpenOffice.org 3.2.1
Ketika menggunakan pilihan mencetak dokumen dengan Rows to repeat at top pada menu Format -> Print Ranges -> Edit
kita mengalami error message “Invalid Sheet Reference”
solusinya adalah:
1. Dari menu, pilih Tools -> Options-> OpenOffice Calc -> Formula
2. Klik pada bagian Formula syntax dropdown dan pilih “Excel A1”. Klik lagi dan ganti kembali ke “Calc A1”
3. Click OK button.

Sumber:

1. Ubuntu Forums

2. OpenOffice Forums

Advertisements

26/06/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Cara setting IP Address melalui terminal di CentOs

Ada 2 cara setting IP address CentOs melalui terminal, yaitu sbb:
1. Menggunakan editor (vi, vim, gedit ataupun nano)

edit file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 (sesuaikan dengan ethernet-nya)
# vim /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=none
HWADDR=XX:XX:XX:XX:XX:XX
ONBOOT=yes
NETMASK=255.255.255.0
IPADDR=192.168.1.2
GATEWAY=192.168.1.1
TYPE=Ethernet
USERCTL=no
IPV6INIT=no
PEERDNS=no

2. Menggunakan command system-config-network-tui
# system-config-network-tui

Setelah men-setting ip address, restart networknya dengan command:
# /etc/init.d/network restart

sumber:
Setting IP Address di CentOs

26/05/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Mematikan komputer dari command prompt di Windows XP

Untuk mematikan komputer dari command prompt di Windows XP dapat digunakan cara berikut ini:

Syntax

shutdown [{-l|-s|-r|-a}] [-f] [-m [\\ComputerName]] [-t xx] [-c “message”] [-d[u][p]:xx:yy]

Parameters

-l : Logs off the current user, this is also the defualt. -m ComputerName takes precedence.
-s : Shuts down the local computer.
-r : Reboots after shutdown.
-a : Aborts shutdown. Ignores other parameters, except -l and ComputerName. You can only use -a during the time-out period.
-f : Forces running applications to close.
-m [\\ComputerName] : Specifies the computer that you want to shut down.
-t xx : Sets the timer for system shutdown in xx seconds. The default is 20 seconds.
-c “message” : Specifies a message to be displayed in the Message area of the System Shutdown window. You can use a maximum of 127 characters. You must enclose the message in quotation marks.
-d [u][p]:xx:yy : Lists the reason code for the shutdown. The following table lists the different values.

Value – Description

u – Indicates a user code.
p – Indicates a planned shutdown code.
xx – Specifies the major reason code (0-255).
yy – Specifies the minor reason code (0-65536).

/? : Displays help at the command prompt.

contoh:

C:\Documents and Settings\User>shutdown -s -t 240

perintah diatas akan memunculkan pop up perhitungan mundur untuk mematikan komputer 240 detik (4 Menit) setelah command selesai dijalankan. Untuk membatalkannya gunakan perintah sbb:

C:\Documents and Settings\User>shutdown -a

sumber:

  1. Shutdown
  2. Restart or shutdown windows from command line

23/04/2012 Posted by | Tips Windows | Leave a comment

Pesan error waktu setting IP address pada sebuah network adapter

Ketika kita akan setting IP address dan muncul pesan error sbb:

The IP address XXX.XXX.XXX.XXX you have entered for this network adapter is already assigned to another adapter Name_of_adapter. Name_of_adapter  is hidden from the network and Dial-up Connections folder because it is not physically in the computer or is a legacy adapter that is not working. If the same address is assigned to both adapters and they become active, only one of them will use this address. This may result in incorrect system configuration. Do you want to enter a different IP address for this adapter in the list of IP addresses in the advanced dialog box?

Dimana XXX.XXX.XXX.XXX adalah ip address yg akan kita setting dan Name_of_adapter adalah nama dari network adapter yang ada di registry tetapi tersembunyi (tidak aktif) di Device Manager.

Jika kita klik Yes, kita melihat TCP/IP properties dimana kita dapat mengganti IP address dari yang
ditampilkan (aktif) di Device Manager. Jika kita klik No, IP address akan tersetting pada network adapter tersebut.
Catatan, jika kita klik No, network adapter yang aktif dan network adapter yang tidak aktif mempunyai IP address yang sama. Pada beberapa kasus hal ini tidak menjadi masalah karena drivernya tidak aktif, akan tetapi ada juga yang menjadi masalah.

Sebuah network adapter dengan IP address yang sama di dalam registry tetapi tersembunyi di Device Manager, hal ini dapat terjadi karena kita memindahkan network adapter tersebut ke slot PCI yang lain atau secara fisik kita sudah mencabut network adapter tersebut sebelum kita sempat uninstall dari Device Manager.

Untuk uninstall network adapter yang tidak aktif dari registry dapat digunakan cara sbb:

1. Klik Start, klik Run, ketikkan cmd.exe, dan lalu tekan ENTER.
2. Ketikkan set devmgr_show_nonpresent_devices=1, dan lalu tekan ENTER.
3. ketikkan Start DEVMGMT.MSC, dan lalu tekan ENTER.
4. Klik View, dan lalu klik Show Hidden Devices.
5. Klik 2x pada bagian Network Adapters agar terlihat semua.
6. Klik-kanan pada network adapter yang terlihat samar, lalu klik Uninstall.

sumber: Support Microsoft

20/04/2012 Posted by | Tips Windows | Leave a comment

Memperbaiki locate: can not open `/var/lib/mlocate/mlocate.db’: No such file or directory

Setelah selesai proses installasi CentOs 5.6 saya coba perintah locate dan menemukan pesan:

[root@localhost /]# locate FShare.war
locate: can not open `/var/lib/mlocate/mlocate.db’: No such file or directory

Untuk memperbaiki pesan error diatas cukup lakukan perintah updatedb dari user root

[root@localhost /]# updatedb
You have new mail in /var/spool/mail/root
[root@localhost /]# locate FShare.war
/usr/tomcat/apache-tomcat-5.5.26/webapps/FShare.war

sumber:

  1. community.singlehop.com
  2. lanvu.wordpress.com

07/04/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Mengosongkan nilai DNS di Linux

Untuk mengosongkan nilai DNS di Linux melalui console adalah:

# echo ” ” > /etc/resolv.conf

hal ini akan memberikan nilai kosong pada file resolv.conf

05/01/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Membuat password login MikroTik

Untuk membuat password login pada MikroTik dengan adalah sbb:

  1. Masuk ke MikroTik melalui winbox
  2. Masuk ke Terminal
  3. Ketikkan password lalu enter
  4. Masukkan password lama diikuti password baru sebanyak 2x
  5. Selesai, coba keluar dan masuk kembali ke MokroTik melalui winbox

Sumber :

Membuat Password Login MikroTik

 

04/01/2012 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Membuat ACL (Access List) di Ubuntu 10.10

Kita dapat memberikan akses ke sebuah directory atau sebuah file untuk user lain dengan menggunakan perintah setfacl, sehingga user tersebut dapat membaca (r), mengedit (w) dan menjalankan (x) file tersebut.

Pertama kali kita harus meng-install aplikasi ini:

$ sudo apt-get install acl

Kemudian kita edit file /etc/fstab dan tambahkan “acl” di partisi dimana lokasi directory atau file tersebut berada, misalkan sbb:

Lokasi directory atau file yang akan diberi akses di partisi /

# / was on /dev/sda5 during installation
UUID=6fb7dd61-bf59-4e35-a901-37f01a2079f1 /               ext4    errors=remount-ro,acl 0 1

Lokasi directory atau file yang akan diberi akses di partisi /home

# /home was on /dev/sda7 during installation
UUID=6e91a85c-b4ab-4ffa-afdf-cd56c749318c /home           ext4    acl,defaults        0       2

Lalu restart komputer.

Jika kita tidak menambahkan “acl” pada file /etc/fstab ketika kita jalankan perintah setfacl maka kita akan mendapatkan error message sbb:

setfacl: /folder/file: Operation not supported

Penggunaannya bisa kita lihat dari:

$ setfacl –help

Contoh pemberian akses membaca (r) pada user “usro” pada pada file coba_acl.txt di lokasi /home/unyil

$ sudo setfacl -m u:usro:r /home/unyil/coba_acl.txt

Untuk melihat access list yang sudah kita buat:

$ getfacl -a /home/unyil/coba_acl.txt
getfacl: Removing leading ‘/’ from absolute path names
# file: home/unyil/coba_acl.txt
# owner: unyil
# group: unyil
user::rw-
user:usro:r–     (disini terlihat user “usro” mempunyai akses membaca (r) file tersebut)
group::r–
mask::r–
other::r–

Untuk menghapus akses tersebut:

$ sudo setfacl -b /home/unyil/coba_acl.txt

Untuk referensi dan artikel lengkapnya bisa dilihat di:
1. Linux Command
2. Ubuntu 10.10 setfacl
3. Ubuntu 10.10 getfacl
4. Debian Help
5. setfacl: Operation not supported

23/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Memantau email account di Zimbra

Kita dapat memantau email account di zimbra dengan menggunakan auto bcc (blind carbon copy), dimana dalam sebuah contoh di sebuah perusahaan adalah apabila seorang atasan / manager menginginkan setiap email yg dikirim oleh supervisornya juga terkirim ke email atasan / manager tersebut sebagai fungsi pengawasan.
Cara settingnya adalah sebagai berikut:

# su – zimbra

Buat sebuah file dengan nama sender_bcc di lokasi /opt/zimbra/postfix/conf/

$ vim /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

isi file tersebut dengan pada bagian kiri dengan email account yang akan dipantau dan pada bagian kanan adalah email account yang menerima bcc seperti berikut:

supervisor@domain    manager@domain

simpan dan keluar, lalu buka file main.cf

$ vim /opt/zimbra/postfix/conf/main.cf

kemudian dibaris paling bawah tambahkan script berikut:

sender_bcc_maps = hash:/opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

simpan dan keluar, lalu buat file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db):

$ postmap /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc

lalu restart postfix-nya:

$ postfix reload

Jadi setiap email yg dikirim oleh supervisor@domain akan terkirim ke manager@domain

Sedangkan jika kita menginginkan sebuah email account dapat dipantau oleh lebih dari satu email account, dengan contoh file sender_bcc seperti dibawah ini:

staff@domain        supervisor_1@domain
staff@domain        supervisor_2@domain

jika kita update file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db) maka akan muncul error:

$ postmap /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc
postmap: warning: /opt/zimbra/postfix/conf/sender_bcc.db: duplicate entry: “staff@domain”

ini terjadi karena pada bagian kiri adalah key atau index-nya dimana key atau index ini harus unique dan tidak boleh ada duplikatnya, untuk menyiasati hal ini bisa dilakukan dengan membuat alias atau distribution list di zimbra administration console, misalnya kita buat sebuah distribution list supervisor_all@domain dengan member supervisor_1@domain dan supervisor_2@domain dan di file sender_bcc kita tulis sbb:

staff@domain        supervisor_all@domain

jika kita update file Postfix lookup tables-nya (sender_bcc.db) maka tidak akan muncul error lagi karena pada bagian kiri, yaitu key atau index-nya sudah unique.
Dengan perubahan ini maka semua email yang dikirim ke email account supervisor_all@domain juga akan terkirim ke supervisor_1@domain dan supervisor_2@domain sehingga kita bisa melakukan pemantauan sebuah email account oleh dua buah email account.

sumber :
1. Monitoring email accounts
2. Zimbra Auto BCC menggunakan sender_bcc_maps
3. Konfigurasi sender_bcc_maps

16/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment

Mengembalikan GRUB boot loader di Ubuntu 11.04

Sejak versi 9.10, Ubuntu menggunakan GRUB2 boot loader and manager pada saat installasi awal.
Untuk mengembalikan boot loader pada ubuntu versi ini, yang dibutuhkan adalah Ubuntu live disk versi 10.10, 11.04 atau ubuntu live disk lainnya yang menggunakan GRUB2 bisa digunakan. Buka terminal ketika live disk telah selesai dan ketikkan perintah berikut:

1. Mencari dimana Ubuntu ter-install pada hard disk:

$ sudo fdisk -l

Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sda1   *           1          13      102400    7  HPFS/NTFS
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2              13        2550    20377600    7  HPFS/NTFS
/dev/sda3            2550        9730    57668609    5  Extended
/dev/sda5            2550        4374    14647296   83  Linux
/dev/sda6            4374        4860     3905536   82  Linux swap / Solaris
/dev/sda7            4860        9730    39113728   83  Linux

Partisi “/” Ubuntu di hard disk ini ada di /dev/sda5

2. Mount partisi Ubuntu tersebut:

sudo mount /dev/sda5 /mnt

3. Install the GRUB2 boot loader:

sudo grub-install –root-directory=/mnt /dev/sda

Ya.. /dev/sda — hard disk itu sendiri, bukan partisi ubuntu – /dev/sda5.

4. Unmount partisi Ubuntu partition dan restart komputer:

sudo umount /dev/sda5 ; sudo reboot

Maka boot loader akan kembali seperti semula.

Jika ada lebih dari 1 OS yang ter-install, untuk mengenali ulang OS-OS tersebut, maka jalankan perintah berikut:

$ sudo update-grub

sumber:

1. How To Restore GRUB On Ubuntu 11.04

2. Recover Ubuntu grub2

15/12/2011 Posted by | Tips Linux | Leave a comment